30 Kreator Lokal Terbaik Yogyakarta Siap Menjadi Brand Nasional Melalui MAKERFEST 2018

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang berdiri

Makerfest

  • MAKERFEST hadir di 8 kota di Indonesia untuk mengedukasi Kreator Lokal menjadi Brand Nasional
  • Pemenang local maker competition MAKERFEST 2018 akan mendapatkan modal usaha sebesar Rp 1 miliar serta pendampingan komprehensif dalam pengembangan bisnis, hingga kesempatan bekerja sama dengan influencerternama.

MAKERFEST, sebuah platform independen yang memiliki misi untuk mencari, mengedukasi dan menginspirasi kreator Indonesia, pada hari ini resmi diselenggarakan di Yogyakarta.

Sebanyak 30 kreator lokal dari Yogyakarta dan sekitarnya mendapatkan kesempatan untuk showcase dan mempresentasikan ide uniknya kepada masyarakat lewat festival MAKERFEST City Big Bang, yang diselenggarakan pada tanggal 15-16 September 2018 di Lapangan Mandala Krida, Yogyakarta. Kreasi-kreasi yang dihadirkan di Yogyakarta sangat beragam, sepertifashion, aksesoris, makanan, ada juga peralatan rumah tangga yang unik seperti custom audio speaker produksi kreator Pinebox, serta media belajar 4 dimensi yang bercerita mengenai Indonesia buatan Clenovio Nusantara.

William Tanuwijaya selaku Chairman MAKERFEST 2018 menjelaskan bahwa hadirnya MAKERFEST untuk mendorong UMKM, khususnya kreator lokal, agar semakin naik kelas.

“MAKERFEST hadir sebagai panggung online dan panggung offline bagi para kreator Indonesia untuk merealisasikan dan mengembangkan ide usaha kreatif mereka. Kami berharap ajang ini mampu berkontribusi terhadap penciptaan ekosistem bisnis yang lebih kondusif, sehingga semakin banyak usaha kecil yang dapat tumbuh menjadi industri lalu dari industri menjadi brand-brand masa depan Indonesia yang mendunia,” pungkas William.

Keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan strategis sebagai penggerak perekonomian masyarakat Indonesia. Berbagai upaya dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi para pelaku UMKM terus digalakkan pemerintah, namun kompleksitas pengembangan UMKM Indonesia butuh dukungan dari berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dikenal sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia, berdasarkan data Sensus Ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016, jumlah usaha/perusahaan kecil dan menengah tercatat sebanyak 533.670 unit usaha di Yogyakarta. Perkembangan jumlah penduduk dan tumbuhnya usaha modern seperti bisnis online turut memberikan andil meningkatnya aktivitas ekonomi di Yogyakarta.

Salah satu kreator lokal Yogyakarta, Herlina P. Dewi, Co Founder Stiletto Book mengatakan, “Saya yakin banyak sekali peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan seiring dengan adanya perkembangan teknologi. Semoga melalui kegiatan MAKERFEST, semakin banyak kreator lokal Yogyakarta yang berani untuk memulai dan mengembangkan kreasi mereka sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan juga suatu hari bisa menjadi Brand Nasional Indonesia.”

Selain bazaar, workshop dan kompetisi, MAKERFEST bekerja sama dengan TopCommunity (sebutan komunitas seller Tokopedia) Yogyakarta menyelenggarakan program edukasi bagi komunitas difabel yang tergabung di Deaf Art Community, komunitas penyandang tuna rungu yang memproduksi kerajinan merchandise berupa kaos sablon, pin, goodie bag, gelang, dll. Dalam kesempatan ini, MAKERFEST dan TopCommunity memberikan pelatihan, serta bantuan alat produksi.

Setelah hadir 5 kota, MAKERFEST akan mendatangi 3 kota lainnya, yaitu, Surabaya, Denpasar dan Makassar. Di setiap kota, MAKERFEST memberikan edukasi dan pendampingan usaha sehingga kreator lokal lebih siap menghadapi berbagai peluang dan tantangan, termasuk dalam hal strategi bisnis, branding, pemasaran dan permodalan.

Di puncak acara MAKERFEST pada Desember 2018, tiga kreator lokal terbaik dari Yogyakarta dan sekitarnya akan berkompetisi dengan 21 kreator lokal terpilih dari kota-kota lainnya. Mereka akan memperebutkan hadiah utama berupa modal usaha sebesar Rp 1 miliar, juga pendampingan usaha dalam bentuk konsultasi branding dan marketing campaign, kolaborasi eksklusif dengan influencer/pelaku industri kreatif nasional, serta akses ke pameran dan jalur distribusi internasional.

You may also like...