Aljazair: Bioskop Disegel Karena Putar Film Pamela Anderson di Bulan Puasa

Koran Bilad El Bilad mengkualifikasi Pamela Anderson sebagai aktris mesum © SEFA KARACAN / ANADOLU AGENCY

Menteri Kebudayaan Aljazair menutup bioskop di Aljazair setelah memutar film “Borat”. Yang dipermasalahkan: “aktris porno” Pamela Anderson. “Adegan tak senonoh” selama Ramadhan, bagi kalangan berwenang dan koran konservatif. Menteri dituduh telah menyerah pada tekanan dari kelompok Islamis.

Surat kabar konservatif El Bilad (Negara) tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Media ini adalah koran pertama yang menyematkan “aktris porno Amerika (sic)” Pamela Anderson. Menurut surat kabar ini (tautan dalam bahasa Arab), film “Borat, adalah pelajaran budaya tentang Amerika untuk menguntungkan bangsa Kazakhstan” seharusnya tidak pernah dijadwalkan untuk diputar selama Ramadhan, dan khususnya pada hari Jumat. Pihak berwenang menutup bioskop Mohamed Zinet selama sebulan.

Dihubungi oleh situs Alg24, Menteri Kebudayaan Aljazair, Azzedine Mihoubi, menunjukkan bahwa ruangan memproyeksikan film bajakan sebelum menghebohkan “adegan tidak senonoh”.

Piala dan sensor
Jika El Bilad senang dengan “piala ini” (tautan dalam bahasa Arab), keputusan penguasa telah menimbulkan kegemparan. Menteri “Azzedine Mihoubi mendorong penyensoran hanya untuk memuaskan hasutan seorang ortodoks dengan pikiran yang buruk dan yang tidak menemukan program pemutaran film bioskop yang dimaksud sesuai dengan keinginannya. Keputusan ini, dalam banyak kasus, tidak dapat dibenarkan terutama sejak televisi pemerintah Aljazair menyiarkan di masa lalu sebuah seri di mana aktris Amerika-Kanada itu seabagai peran utama, “catat Algériemonde info.com.

Sutradara Sofia Djama, yang filmnya “The Bliss” memenangkan penghargaan di Festival Film Venesia pada 2017, tidak mampu menahan marah. Dalam surat marah yang diposting di akun Facebook-nya, dia menghimbau Menteri Kebudayaan. “Kedengarannya Anda adalah Menteri Kebudayaan dan Anda menutup bioskop. Anda memang memiliki argumen legalitas dan penghormatan hak-hak penyiaran, tetapi Anda menambahkan kepadanya komentar yang tidak berguna bagi kami, tetapi terdengar bagi kaum konservatif dan ortodoks, Anda berani untuk menuduh ketidaksenonohan adegan-adegan tertentu di bulan suci Ramadhan ini untuk membenarkan penutupan, yang vulgar dan tidak senonoh karena Anda bisa puas dengan hukum,” amuk Sofia Djama dengan marah.

You may also like...