Belum Sampai di Keraton, Gunungan Kaos “Jogja Istimewa” Ludes di Serbu Warga

koranyogya.com — Sabtu, 07/ 03/ 2015 ribuan warga memadati sepanjang jalan Malioboro dan kompleks alun-alun utara untuk menyaksikan kirab budaya dalam rangka launching logo baru Yogyakarta yang termasuk dalam acara pisowanan agung rakyat Yogyakarta, Jogja Gumegrah.

Sebanyak 60 kelompok kesenian dari seluruh wilayah Yogyakarta ikut meramaikan kirab budaya ini. Diantaranya, kelompok marching band, jathilan, sanggar teater, dan kelompok seni lainnya. Para perserta sangat bersemangat menyuguhkan atraksi budaya mereka masing-masing.

Gunungan kaos “Jogja Istimewa” juga ikut menjadi peserta kirab bersama dengan 3500 peserta lainnya. Gunungan kaos ini nantinya akan di perebutkan ketika kirab selesai. Namun, karena antusiasme warga yang sangat besar sebelum sampai di Keraton Yogyakarta, Gunungan Kaos “Jogja Istimewa” ini ludes di serbu warga yang ingin mendapatkannya.

Gunungan Kaos “Jogja Istimewa”  ini ludes di serbu warga.

Gunungan Kaos “Jogja Istimewa” ini ludes di serbu warga. (Foto KY)

Awalnya hanya satu orang yang mengambil kaos lalu yang lain ikut, hingga tim keamanan kewalahan mengamankan kejadian tersebut. Walaupun ada satu orang yang terluka di bagian kepala, namun kejadian itu dapat diatasi tanpa mengganggu jalannya acara.Menurut salah seorang tim keamanan, kejadian ini terjadi karena tim keamanan kurang sigap dalam menangani aksi perebutan kaos yang seharusnya di perebutkan seusai kirab.

Setelah kejadian tersebut, proses jalannya kirab tetap berlangsung sesuai dengan yang di harapkan. Meskipun hujan, peserta kirab tetap berjalan dan menyuguhkan atraksi mereka hingga tiba di Keraton. (MWF)

You may also like...