Bom ISIS Di Brussel Menyentak Eropa: 34 Tewas 250 Terluka

PEWARTAYOGYA.com—Ibukota Belgia guncang diserang serangkaian bom di bandara Zaventem dan di stasiun kereta bawah tanah. Catatan korban sementara 34 tewas dan lebih dari 250 orang terluka. Serangan ini terjadi setelah 4 hari, 18 Maret 2016, gembong teroris Salah Abdeslam untuk serangan Paris 23 November lalu. Namun, pihak kepolisian Belgia dan Prancis belum berspekulasi bahwa pemboman ini ada hubungannya dengan penangkapan Abdeslam.

Beberapa operasi polisi digencarkan di seluruh Brussel. Sebuah bom dan bendera ISIS ditemukan di kawasan Schaerbeek. Menurut jaksa federal, bom itu berisikan paku, produk-produk kimia. Untuk itu otoritas Belgia menggencarkan perburuan tersangka ketiga  yang muncul dalam foto tayangan polisi bahwa orang itu berdampingan dua orang yang dicurigai mengenakan sabuk bom bunuh diri.

Seorang lelaki menangis di depan karangan bunga untuk korban bom Brussel (AP)

Seorang lelaki menangis di depan karangan bunga untuk korban bom Brussel (AP)

Reaksi keras muncul dari Perdana Menteri Prancis, Manuel Valls,”Kita dalam suasana perang. ISIS sudah menyatakan perang kepada Eropa. Maka kita akan berperang ISIS,” seperti yang dikutip media-media Eropa.

Tetapi beberapa pihak pengamat menyebutkan, bahwa bom Brussel itu adalah isyarat bagi Sekutu agar tidak menyerang Suriah, menyerang ISIS. (PY-33)

You may also like...