Bus Pariwisata Terguling di Subang, 27 Meninggal dan 18 Terluka

Image associée

Istimewa

Sampai dini hari korban meninggal dalam kecelakaan bus pariwisata dan sepeda motor Beat di jalan Raya Bandun-Subang, tepatnya di jalan menurun Emen, sudah 27 orang. Korban luka 18 orang, 2 di anataranya kritis. Kcelakaan ini terjadi di bilangan kampung Dawuan, desa Ciater, Subang, Jawa Barat pada hari Sabtu, 10/2,  sore (sekitar pukul 17.00).Korban yang meninggal sebagian besar perempuan, dan sebagian sudah dibawa pulang ke Ciputat.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombespol Prahoro Tri Wahyono menyampaikan, kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah Bus Pariwisata PO Premium Fassion Nomor Polisi F-7959-AA dan kendaraan sepeda motor Honda Beat Nomor Polisi T-4382-MM.

Kendaraan Bus Pariwisata PO Premium Fassion Nomor Polisi F-7959-AA dikemudikan Amirudin (32 tahun) berasal dari Kampung Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor. Kronologis kecelakaan datang dari arah Bandung atau selatan menuju arah Subang ke utara.

Ketika melintas jalan yang menurun dan berkelok, bus berjalan tidak terkendali. Kemudian menabrak sepeda motor Honda Beat Nomor Polisi T-4382-MM. Pengendara sepeda motor belum diketahui identitasnya. Setelah itu kendaraan Bus Pariwisata PO Premium Fassion Nomor Polisi F-7959-AA menabrak tebing sebelah kiri atau barat jalan lalu terguling di bahu jalan sebelah kiri atau barat, ungkap polantas Jawa

Ketika kecelakaan terjadi, cuaca cerah dan tidak turun hujan, lalu lintas tidak begitu padat meski itu akhir pekan. Yang menjadi pertanyaan kepolisian Jawa Barat adalah mengapa tiba-tiba bus oleng dan seperti tidak terkendali lalu menabrak sepeda motor. Kesaksian ini akan didalami oleh kepolisian setelah supir bus yang terluka ringan bisa dimintai konfirmasi dan pertanggungjawaban.

 

You may also like...