Festival Sinema Prancis 2015


IMG_20151126_121638

KORAN YOGYA – Festival Sinema Prancis 2015 kini akan merayakan hari ulang tahunnya yang ke- 20. Tak terasa sudah 2 dasawarsa Festival Sinema Prancis bekerja sama dengan para sineas perfilman Indonesia.  Festival Sinema Prancis merupakan festival film asing tertua di Indonesia. Sejak 20 tahun lalu, festival ini tidak lelah mempertemukan para pecinta dengan para pelaku film melalui pemutaran film-film berkualitas di seantero Nusantara.

Festival Sinema Prancis mempunyai 3 sub tema, yaitu FOCUS merupakan kolaborasi antara para sineas Prancis dengan Indonesia. PANORAMA merupakan film film karya sineas Prancis, dan KOMPETISI merupakan kompetisi film pendek Indonesia.

Dalam 20th FSP 2015 melalui Kompetisi Film Pendek 2015 merupakan sebuah pencapaian  prestasi yang sangat  baik,  karena FSP 2015 telah menerima 183 film, naik 3x lipat dari tahun sebelumnya. Hal ini merupakan sebuah batu loncatan para sineas muda Indonesia. Pada karya mereka yang terpilih, akan di putar di sinema XX1/21 yang berkerja sama di 9 kota Indonesia. Bali, Balikpapan, Bandung, Jakarta, Makassar, Malang, Medan, Surabaya, dan Yogyakarta.

Inti acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 3- 6 Desember 2015 di XXI Yogyakarta dan IFI-LIP Yogyakarta  yang menghadirkan PANORAMA, film – film karya para sineas perfilman Prancis, serta beberapa film FOCUS lagi di IFI- LIP Yogyakarta.

Namun, FSP 2015 tak hanya akan diselenggarakan di XXI saja. Mulai tanggal 25-26 November FSP 2015 telah menayangkan film- film FOCUS di Jogja Village Inn. Pemutaran film ini dimulai dari sesi pertama pukul 16.00 WIB dan sesi kedua pukul 19.00 WIB. Kemarin, Rabu 25 November telah diputar film berjudul Sang Penari karya sutradara Ifa Isfansyah yang dihadiri oleh artis ibukota Dewi Irawan Yang meraih penghargaan pada kategori Artis Pendukung Terbaik di FFI 2011. Beliau  mengaku sangat terpukau pada film Sang Penari ini.

“ Film ini melalui riset yang sangat panjang dan merupakan kisah nyata dari penulisnya. “ kata Dewi Irawan saat menyampaikan penjelasan tentang film ini.

Kedua adalah film Garuda Power : The Spirit Within karya Bastian Meiressone. Hari ini pada 26 November 2015 akan di putar film berjudul The Mirror Never Lies karya Kamila Andini pukul 16.00 WIB di Jogja Village Inn.

Antusias penonton sangat besar terlihat dari jumlah penonton yang melebihi kuota kursi yang tersedia. Tak hanya masyarakat Yogyakarta sendiri namun, para wisatawan asing juga ikut berpartisipasi menonton film- film terbaik Indonesia ini. (AIK)

You may also like...