Gagal Mencapai Ketinggian, TransAsia Nyemplung Ke Sungai

Pesawat TransAsia milik maskapai Taiwan  jatuh ke sungai.Dari 58 manusia yang ada di dalamnya, 22 orang dinyatakan tewas, dan sisanya masih dalam penyelamatan.

Sebuah pesawat TransAsia jatuh dan sebelum terjun ke sungai terlebih dulu salah satu sayapnya menghantam tol dan menyerempet sebuah taksi. Sampai pukul 12 siang tadi, menurut AFP, dari 58 delapan penumpang, plus awak dan pilot, 22 jiwa melayang dan sisanya dalam pencarian. Ini merupakan kecelakaan kedua dari maskapai yang sama, terjadi 6 bulan silam, akhir JKuni tepatnya, pesawat penumpang itu menewaskan 48 orang.

Rekaman yang ditayangkan televisi lokal terdengar suara dari dalam pesawat,”SOS! SOS! …motor mati!” dan tampaknya itu pesan terakhir  yang terdengar dari pesawat. Normalnya, untuk pesawat bireaktor seperti itu, jika satu motornya mati dia masih mampu terbang. Tetapi, sampai saat ini belum ada penjelasan, bisa jadi  suara yang terekam di televisi itu  berasal dari radio amatir.

Gambar-gambar video amatir yang spektakuler  memperlihatkan pesawat turbopropulser  buatan Prancis itu, ATR 72-600, dan milik TransAsia itu tampak sedang kehilangan ketinggian dan arah, menyerempet jalan tol kemudian terjun ke sebuah sungai, terpotong dalam beberapa bagian. Sementara di jejak lintasnya, ATR 72-600 meninggalkan remukan badan pesawat.

“Saya melihat sebuah taksi, beberapa meter di depan saya, dia kena sambar sayap pesawat. Pesawatnya itu besar sekali, begitu dekat dengan saya,…saya masih gemeteran “tutur seorang saksi kepada TVBS.

Kecelakaan itu terjadi menjelang pukul 11 (waktu setempat) , beberapa menit setelah lepas landas pesawat dengan nomor penerbangan GE235 –yang mengangkut 53 penumpang dan 5 awak pesawat–dari bandara  Songshan di Taipeh untuk tujuan pulau Kinmen, pulau kecil di dekat Tiongkok daratan, tetapi dalam penguasaan Taiwan.

Tim SAR menyatakan 15 orang selamat keluar dari badan pesawat, 27 hilang, sisanya masih terjebak dalam pesawat. Operasi penyelamatan ini dibantu oleh 400 prajurit, 8 perahu karet, 15 ambulance berjaga-jaga.

Direktur maskapai penerbangan, Peter Chen, menyatakan permohonan maaf dalam keterangan di depan pers.”Kami menyatakan penyesalan dan memohon maaf kepada penumpang dan mengucapkan terimakasih kepada Tim SAR yang berjuang melawan waktu.”

Gambar televisi memperlihatkan anggota SAR berdiri di atas kepingan pesawat dan tengah menarik penumpang dengan bantuan tali. Korban yang selamat diangkut dengan perahu karet dan dibawa ke pinggir sungai. Gambar televisi juga menunjukkan seorang lelaki dan seorang perempuan, yang terpukul jiwanya, dan wajahnya memerlihatkan luka-luka.

http://youtu.be/5VXVu3HQZXw

Sayap pesawat yang menyambar sebuah taksi yang sedang melaju kencang. Taksi tetap tegak gagah di atas empat bannya. Tetapi bagian kap mesin rusak berat.  Media Tiongkok mencatat, 31 penumpang adalah warga Tiongkok daratan, mereka sedang dalam program wisata dan bersiap berangkat ke Xiamen, kota di provinsi Fujian yang berhadapan langsung dengan Taiwan. Pihak agen wisata menyebutkan 15 wisatawan dalam tanggung jawabnya, di antaranya terdapat 3  anak di bawah 10 tahun.

Direktur maskapai TransAsia mengatakan bahwa pesawat ATR 72-600 kurang dari setahun mereka miliki daj baru dioperasikan seminggu lebih. Sedangkan pilotnya memiliki jam terbang 14 ribu dan kopilot 4000 jam.

Pada 23 Juli lalu, sebuah pesawat TransAsia juga jatuh adengan 54 penumpang dan 4 awak pesawat di pulau wisata Penghu, di lepas pantai barat Taiwan. Empatpuluh delapan penumpang tewas, dan 10 orang selamat. Kecelakaan ini disebabkan oleh taifun Matmo yang diikuti angin kenacang dan hujan deras.

Rasa-rasanya langit penerbangan sipil Asia sedang mendung. Pada 8 Maret 2014, sebuah Boeing 777 dengan nomor penerbangan MH 370 milik maskapai Malaysia Airlines, dengan 239 penumpang, menuju Beijing hilang tak berjejak. Pada 17 Juli, Boeing 777 yang lain, tetapi masih milik maskapai MAS, jatuh dihajar rudal pemberontak Ukraina, dan 298 penumpang tewas. Lalu, 28 Desember 2014, pesawat milik AirAsia, jatuh di Laut Jawa dan 162 penumpang tewas.

You may also like...

Leave a Reply