Islandia: Viking Yang Masih Enggan Pulang

 Inggris 1-2 Islandia 

Gol : Rooney (menit ke-5) untuk Inggris / R.Sigurdsson (menit ke-6), Sigthorsson (menit ke-18) untuk Islandia

KORANYOGYA.com—Islandia mencetak petir yang mengagetkan Euro 2016 dengan menggusur Inggris dari babak selanjutnya, Senin 27 Juni di Nice, pada per delapan final (2-1).  Ragnar Sigurdsson dan le Nantais Kolbeinn Sigthorsson berhasil menjawab penalti  Wayne Rooney yang dicetaknya pada menit ke-5. Inggris pun harus keluar dari Euro 2016, persis 3 hari setelah Inggris lewat referendum keluar dari Uni Eropa. Dan jika Rooney dan timnya meninggalkan Euro bukan lantara politik, tetapi sejak awal mereka seakan kehilangan sesuatu. Mereka tidak bisa merealisasikan kesempatan yang mereka ciptakan. Dan itu membuat duo viking Bödvarsson-Sigthsorsson tidak terlalu berat menghadapi Inggris.

La joie de Aron Gunnarsson à la fin du match face à l’Angleterre.

Kegembiraan Aron Gunnarsson di akhir pertandingan melawan Inggris (Anne-CHRISTINE POUJOULAT / AFP)

Pertandingan Italia-Spanyol adalah pertarungan teknik dan taktik dan memenangkan Squadra Azzura. Sedangkan pertandingan Inggris-Islandia adalah pertarungan antara dua lawan yang saling mencuri pukulan. Dalam tempo 6 menit skor sudah 1-1 dan 35.000 penonton di Allianz Riviera menjadi bagian dari pertandingan itu. “Kita harus bikin gol cepat untuk hancurkan pertahanan,” kata Rooney sang katen, sehari sebelum pertandingan. Sebuah strategi yang 100% British yang diterapkan sejak awal Euro 2016.

Bertahan untuk menyerang

Di lapangan pertandingan berbicara lain. Inggris tampail dalam formasi seperti saat menghadapi Rusia (1-1), hanya Daniel Sturridge yang menggantikan Adam Lallana. Raheem Sterling, yang dikritik pers Inggris karena lemah dalam teknik, membangun dukungan dengan kecepatan yang diinginkan Rooney. Gagasan pun terbayar. Penalti untuk Inggris pada menit ke-3. Skor 1-0 untuk Inggris.

Di atas kertas orang menyebut Inggris bakal santai-santai saja. Tetapi, orang lupa Islandia adalah sensasi terindah Euro 2016. Setelah Irlandia, Slovakia, dan Hungaria tergusur ke babak perempatt final. Masuk ke babak berikutnya tanpa kalah, bangsa terkecil ini masuk kancah Euro tanpa takut pada siapa pun. Bahkan saat menghadapi Inggris.

Les supporteurs islandais à Nice.

Suporter Islandia di stadion Nice (AFP)

Islandia, jangan dilupakan, memiliki senjata menakutkan: sentuhan-sentuhan kapten  Aron Gunnarsson. Aneh, bahwa di era setiap timnas memiliki analisis video untuk mengecoh lawan, Islandia tidak mengerjakannya. Dan Inggris sangat terkenal dengan sisi klinik persiapannya, membiarkan diri terjebak. Dan seperti kita ketahui kerja sama Gunarson, Arnason, dan Ragnar Sigurdsson, menipu Joe Hart (1-1, menit ke-6). Sebelum turun minum, selama 15 menit trio Sigurdsson-Bödvarsson-Sigthorsson mengacak-acak pertahanan Inggris dan pada menit ke-18 Sigthorson menambah kemenangan (2-1).

You may also like...