Kemenlu Belgia Panggil Duta Besar Israel Atas Pernyataan 55 Warga Palestina Yang Tewas Adalah Teroris

L'ambassadrice d'Israël en Belgique convoquée aux Affaires étrangères

Menteri Luar Negeri Belgia Didier Reynders. © photo news.

Duta besar Israel untuk Belgia, Simona Frankel, telah dipanggil ke departemen urusan luar negeri menyusul pernyataan yang dia buat di radio Selasa pagi tentang korban penumpasan Israel di Gaza. “Anda dapat mendengar banyak, tetapi ada batasan,” kata Menteri Luar Negeri Didier Reynders.

“Saya sangat menyesal untuk setiap manusia yang meninggal, bahkan jika mereka adalah teroris, 55 teroris yang mendekati penghalang untuk mencoba melintasi wilayah Israel,” kata Nyonya Frankel di mikrofon La Première (RTBF).

“Ini diluar pemahaman”
“Mendengar bahwa semua orang yang tewas adalah teroris, itu brnar-benar di luar pemahaman,” kata Reynders, mencatat bahwa beberapa anak Palestina di bawah umur kehilangan nyawa mereka pada hari Senin dalam bentrokan dengan pasukan Israel. “Ada campur aduk penyebutan yang terlalu jauh,” dia bersikeras.

Kepala diplomasi Belgia juga menegaskan kembali penolakannya terhadap penggunaan kekuatan yang tidak proporsional oleh tentara Israel, yang telah dikatakan oleh duta besar sebelumnya untuk tidak memahaminya. “Ide proporsionalitas sudah jelas: tidak ada korban di pihak Israel,” tegas menteri luar negeri Belgia.

Israel harus menghormati komitmen internasionalnya
Hampir 60 warga Palestina tewas dan 2.400 lainnya cedera oleh tembakan Israel di dekat pagar keamanan yang memisahkan Jalur Gaza dari wilayah Israel selama bentrokan dan demonstrasi massa melawan peresmian kedutaan negara Amerika. Di Yerusalem, yang berjarak beberapa kilometer jauhnya.

Kementerian Luar Negeri Belgia menegur Duta Besar Frankel tentang perlunya Negara Israel untuk menghormati komitmen internasionalnya, baik dalam hal penggunaan penegakan hukum atau penghormatan terhadap hak untuk berdemonstrasi. Mereka juga akan menyatakan ketidaksetujuan mereka atas apa yang dikatakannya.

You may also like...