Kerajinan Perak Sejak Jaman Nenek Moyang

KORANYOGYA- Yogyakarta tidak hanya terkenal sebagai Kota pelajarnya saja, di sana juga terdapat tangan-tangan handal pengrajin Perak di Pusat Kerajinan Perak Kotagede.

IMG_20160105_162342

Kerajinan Perak yang terletak di Kotagede ini dapat membuat berbagai macam bentuk, contohnya landmark. (foto: KY/RSQA)

Berbagai macam hasil buatan tangan seperti aksesoris, plakat, hiasan dinding, teko dan masih banyak lainnya dibuat di Kotagede. Tepatnya 5 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta, berbagai macam rumah industri berderet sepanjang 1km khusus menjual kerajinan-kerajinan perak. Harga yang ditawarkan cukup bervariasai, tergantung kwalitas perak hingga kerumitan bentuk akhir perak nantinya, pengunjung juga dapat memesan sesuai dengan kehendak mereka, seperti design yang mereka inginkan. Harga yang ditawarkan mulai dari anting-anting yang dihargai Rp200.000,00 hingga jutaan rupiah semuanya sesuai dengan harga dan kualitas yang diinginkan. Bahkan souvenir landmark-landmark Jogja juga dapat dibuat di pertokoan Kotagede, seperti : Tugu Jogja, Candi Borobudur, Candi Prambanan dan masih banyak lagi yang lainnya.

Pertokoan ini buka setiap harinya, masing-masing took memiliki jam buka yang berbeda, tapi kita sudah dapat mengunjungi komplek kerajinan perak Kotagede mulai dari pukul 09:00 WIB hingga sore hari. Bagi para wisatawan yang sedang berkunjung ke Yogyakarta kerajinan perak Kotagede juga bisa menjadi alternatif oleh–oleh khas Yogyakarta selain bakpia. Kerajinan perak Kotagede sudah ada sejak jaman Belanda dan ketenarannya sudah mencapai mancanegara.(RSQA)

You may also like...