Lars Vilks, Karikaturis Penghina Nabi, Lolos Dari Serangan Di Kopenhagen

Serbuan yang mirip dengan penyerangan di mingguan Charlie Hebdo, terulang lagi Sabtu (14/02) di Pusat Kebudayaan Kopehagen, yang tengah memperdebatkan Kebebasan Ekspresi. Perdebatan ini dihadiri dubes Prancis untuk Denmark François Zimeray dan karikaturis Swedia Lars Vilks. Meski keduanya selamat, tetapi seorang korban tewas, dan tiga orang terluka di antaranya adalah anggota polisi setempat. Perdaa Menteri  Helle Thorning-Schmidt menyatakan perisitiwa ini adalah serangan teroris.

koranyogya.com Pukul 15.30, terdengar serentetan tembakan yang dilakukan dari luar gedung Pusat Kebudayaan Osterbo, di timur Kopenhagen, tempat acara perdebatan Seni, Penghujatan, dan Kebebasan Berekspresi berlangsung. Dennis Meyhoff Brink, seorang peneliti yang hadir di sana, menjelaskan kepada  Jyllands-Posten bahwa dia mendengar tiga puluh tembakan, dimuntahkan persis ketika dubes Prancis selesai bicara.

“Penembakan ini diinginkan seperti Charlie Hebdo, tetapi mereka tidak berhasil masuk ke dalam,”jelas dubes Prancis kepada AFP. Menjenlang pukul 16, dubes itu memposting pesan di Twitter  «Still alive in the room»

Polisi Denmark  menyatakan bahwa kedua orang berpakaian hitam-hitam dan berbicara Denmark adalah sumber serangan itu, Mobil mereka, Volkswagen Polo, ditemukan menjelang senja.

François Hollande, presiden Prancis, segera bereaksi dengan memerintahkan mendagrinya,  Bernard Cazeneuve, pergi ke Kopenhagen.Sebagian Eropa segera mengutuk penembakan itu sebagai serangan teroris.

Lars Vilks, yang perlindungan keamanannya diperketat setelah serangan Charlie Hebdo,  lolos dari lubang jarum serangan itu.«  “Para pengawalnya bekerja dengan sangat baik,” lapor jaringan TV2 News Helle Merete Brix, penyelenggara perdebatan itu.

Seperti halnya karikaturis Charb, yang tewas dalam serbuan 7 januari dan melbatkan 11 nyawa lainnya,  Vilks, yang memicu polemik pada 2007 dengan gambar Nabi Muhammad yang bertubuh (maaf) anjing, dimasukkan ke dalam daftar orang yang harus dimusnakan    oleh majalah Al-Qaida, Inspire.

You may also like...

Leave a Reply