Leonardo DiCaprio Terseret Korupsi Dana Pemerintah Malaysia

Koranyogya.com—Kasus ini bisa menjadi berita seru media keuangan, tetapi sejalan pula menjadi gosip tokoh dan artis. Sebagian dana (cadangan) dari pemerintah Malaysia dinyatakan memungkinkan pembuatan film  The Wolf of Wall Street, arahan Martin Scorsese dengan aktor utamanya LeonardoDiCaprio, dan membiayai pesta-pesta tertutup para aktor di Las Vegas.

Leonardo DiCaprio harus dipanggil FBI lantaran keterkaitannya dengan dana pemerintah Malaysia untuk membiayai filmnya (AFP)

Inilah realitas melampaui fiksi. Aktor Leonardo DiCaprio kini sedang menjadi incaran pengadilan Amerika–meski sebenarnya baru sebatas diinterogasi FBI–lantaran diduga memiliki peran dalam skandal keuangan terbesar awal abad ke-21 ini. Jajaran direksi dana cadangan pemerintah Malaysia 1MDB (1Malaysia Development Berhad) diduga melakukan penggelapan dana sekitar 3,5 milyar dollar untuk memperkaya pribadi. Dan sebagian jumlah itu boleh jadi mampir di film The Wolf of Wall Street melalui yayasan Leonardo DiCaprio Foundation (LDF), yang beraktivitas dalam perlindungan lingkungan.

Milyarder Malaysia Jho Low, orang dekat PM Malaysia Najib Razak, memanfaatkan sebagian dana itu untuk membiayai produksi blockbuster arahan Martin Scorcese. Untuk saat ini aktor Hollywood itu belum diperiksa, tetapi sudah diinterogasi FBI. Menurut dinas rahsia Federal ini,sekitar 100 juta dollar diinvestasikan pada tahun 2012 dalam film The Wolf of Wall Street yang aktor utamanya adalah Leonardo DiCaprio yang sekaligus merangkap sebagai produser. Sekitar puluhan juta dollar digunkan oleh menantu PM Najib Razak, Riza Aziz, yang bermimpi menjadi produser film.

Tiga sekawan

Riza Aziz, Jho Low, dan Leonardo DiCaprio dengan segera menjadi tiga sekawan. Sebagian uang yang diselewengkan tadi juga digunakan untuk pesta pora berbau seks di Las Vegas. Pesta pora yang dipelesetkan sebagai mencuci dinding dengan sampanye senilai 0,5 juta dollar. Pada 2015, pada kesempatan gala di Saint-Tropez, menurut le Hollywood Reporter, Jho Low memberkan kado bagi yayasan DiCaprio sebuah patung Roy Lichtenstein, yakni karya seni senili  700.000 dollar. Menurut pengadilan Amerika, orang-orang yang sedang dalam sorotan itu membuang iseng sekitar 11 juta dollar di meja kasino Las Vegas.

Skandal ini mulai merebak pada 2014, yakni ketika pada dana cadangan Malaysia 1MDB terdapat ‘lubang’ sebenar 11 milyar euro. Pada 2015,  Wall Street Journal menyiarkan dokumen-dokumen yang bakal menjerat PM Malaysia. Dokumen yang pada 2009 memperlihatkan dana sekitar 635 juta euro dikutil  Jho Low untuk ditransfer ke rekening pribadinya. (KY-78)

You may also like...