Maskapai Penerbangan Pakistan Menuntut Pramugarinya Menurunkan Berat Badan 13 Kg

Un avion de Pakistan International Airlines | AERO ICARUS via Flickr CC License by

Pesawat maskapai Pakistan International Airlines | AERO ICARUS

Dalam enam bulan, pramugari yang memiliki berat lebih dari 68 kilogram dengan tinggi tubuh 1,65 meter harus bekerja di daratan.

Untuk memulai tahun 2019, maskapai Pakistan International Airlines mengeluarkan surat edaran bahwa beberapa pramugari secara resmi yang kelebihan berat badan punya kesempatan dalam enam bulan untuk menurunkan 13 kilogram.

Pada tanggal 1 Juli kelak, pramugari yang beratnya lebih dari 68 kilogram dengan tinggi 1,65 meter tidak akan lagi memiliki hak untuk bekerja di pesawat terbang. Mereka akan dievaluasi oleh tim medis yang akan mengusulkan rencana pelangsingan.

Para karyawan mengeluh dan mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadap atasan mereka. Surat edaran pelangsingan ini semakin absurd karena Pakistan International Airlines baru saja memecat beberapa karyawan, termasuk sembilan pilot, yang memiliki ijazah palsu.

Sebelumnya maskapai ini bergengsi, tetapi kemudian terjun bebas sejak tahun 1970. Beberapa karyawannya telah didakwa terlibat perdagangan narkoba dan pada tahun 2017 manajemen harus meminta maaf setelah lupa dua mayat yang akan dipindahkan dari New York ke Pakistan. Pada 2013, seorang pilot maskapai ini digelandang ke penjara di Inggris karena dia mabuk saat akan menerbangkan pesawat dengan 156 penumpang di dalamnya.

Sementara skandal ini khusus untuk Pakistan International Airlines, diskriminasi seks terhadap pramugari adalah hal biasa. Pada 2017, beberapa dari mereka mengajukan gugatan diskriminasi terhadap perusahaan Rusia Aeroflot, menuduh majikan mereka membedakan penerbangan internasional dengan bayaran terbaik bagi pramugari yang bertubuh langsing dan termuda.

You may also like...