Musim Salju Jatuh di Yogyakarta

 

Foto Koran Yogya.

Foto Giska/KY

Nuansa salju, kutub, dan berbagai jenis bunga dan binatang dihadirkan dalam Wahana Sky Rink atau Syntethic Ice Skating untuk menyemarakkan wisata di Gardu Pandang Kaliurang. “Sesuai dengan bulan Desember, bulan natal, jadi ada salju sesuai dengan tema,” ucap Tari salah satu Manajemen Taman Pelangi.

Indonesia terletak di antara garis khatulistiwa dan sebagian daerah beriklim tropis. Secara otomatis, Indonesia tidak mengalami musim dingin. Hanya negara-negara empat musim yang mengalami musim dingin seperti Jepang, Korea Selatan, New Zealand, Perancis, Swiss, Swedia, Norwegia, Islandia, Alaska dan Kanada.

Tetapi akhir tahun kali ini, Daerah Istimewa Yogyakarta berkesempatan merasakan musim dingin melalui event Festival of Light yang digelar keempat kalinya tepatnya di Gardu Pandang Kaliurang. Manajemen Taman Pelangi Monjali bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman mengambil tema “The Frozen” yang diselenggarakan mulai tanggal 1 Desember 2017-7 Januari 2018.

Foto Koran Yogya.

Foto Giska/KY

Nuansa salju, kutub, dan berbagai jenis bunga dan binatang dihadirkan dalam Wahana Sky Rink atau Syntethic Ice Skating untuk menyemarakkan wisata di Gardu Pandang Kaliurang. “Sesuai dengan bulan Desember, bulan natal, jadi ada salju sesuai dengan tema,” ucap Tari salah satu Manajemen Taman Pelangi.

Spektakuler Lampion dalam event Festival of Light benar-benar instragamable dan layak sebagai objek berswafoto. Berbeda dengan event-event sebelumnya, kali ini Festival of Light buka dari pukul 10.00-23.00 WIB sehingga diharapkan dapat semakin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kaliurang pada liburan akhir tahun ini sebagaimana tujuan dari acara ini diselenggarakan. Walaupun cuaca kurang mendukung disertai gerimis, pengunjung tetap semangat dan terus mencari spot yang paling menarik untuk dijepret. Semakin malam Gardu Pandang Kaliurang ini semakin ramai dikerumuni pengunjung. Event ini hanya diselenggarakan dua kali dalam setahun pada saat lebaran dan tahun baru di tempat yang berbeda-beda tentunya seperti di Candi Prambanan, Wonosari, dan Pasar Seni Gabusan.

Foto Koran Yogya.

Foto Giska/KY

Semarak Pesta Lampion ini juga dimeriahkan dengan berbagai kuliner jajanan minuman tradisional serta sajian makanan kekinian yang diusung oleh warga Kaliurang maupun warga di luar Kaliurang. Para talent yang menampilkan live music baik akustik dan organ tunggal juga turut memeriahkan wisata Kaliurang. Selain itu, tim Festival of Light juga menghadirkan berbagai wahana permainan anak, salah satu diantaranya Ferish Wheel dan Bunny Park sehingga dapat menambah kemeriahan dan kegembiraan bagi pengunjung yang membawa anak-anak.

 “Harapannya ingin mendukung Dinas Pariwisata Yogyakarta dan Kabupaten Sleman,agar pariwisata di Yogyakarta meningkat,” ucap salah satu tim Festival of Light. Kapan lagi merasakan musim dingin di Indonesia hanya merogoh kocek Rp 20.000,00 – 25.000,00. Jangan ragu menghabiskan liburan Anda di Festival of Light karena akan mendapatkan kesan yang mendalam untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Giska Felicia br P

You may also like...