Obama Batasi Persenjataan Militer Di Lingkungan Kepolisian Amerika

KORAN YOGYA—Barack Obama sudah mengumumkan bahwa dia akan membatasi persenjataan militer yang dimiliki pihak kepolisian Amerika Serikat. Kepolisian Amerika bisa jadi memiliki persenjataan yang kadang lebih lengkap dari militer, itu karena kebaikan Pentagon yang memberinya Progam 1033.

Kepolisian Amerika dipersenjatai lengkap karena program 1033 (AFP)

Kepolisian Amerika dipersenjatai lengkap karena program 1033 (AFP)

Barack Obama bereaksi. Beberapa waktu lalu, saat kunjungan ke New Jersey,  Presiden Amerika ini menymenyatakan larangan peralatan perang tertentu yang tidak ada hubungannya dengan kepolisian. Sebenarnya, sserangkaian insiden kekerasan di Amerika sejak Agustus 2014 dan kematian Michael Brown di Ferguson menjelaskan bagaimana seungguhnya kepolisian Amerika melakukan proses militerisasi.

Senapan serbu, senjata kaliber berat, kendaraan lapis baja yang beroda ban atau rantai, seragam kamuflase, teropong malam hari. Pendek kata, daftar persenjataan kepolisian lokal Amerika mirip dengan senjata militer dalam perang dari pada pesenjataan kepolisian lokal.

Celakanya, seperti yang dilaporkan Europe 1, banyak veteran perang , lewat twitter, mengunggah foto bahwa persenjataan mereka tidak selengkap kepolisian Ferguson, ketika mereka ditugaskan ke Bosnie atau ke Irak.

Perbedan mencolok antara kepolisian dalam negeri Amerika dan  anggita militer AS yang menyerbu Irak (Twitter)

Perbedan mencolok antara kepolisian dalam negeri Amerika dan anggita militer AS yang menyerbu Irak (Twitter)

Kepolisian Amerika menangguk keuntungan dari program 1033 yang memungkinkan Pentagon tidak harus menghancurkan persenjataan mereka tetapi mendaur ulang material perangnya kepada pasukan-pasukan dengan biaya murah, dan bahkan gratis, kepada pihak kepolisian yang memintanya. Newsweek,menjelaskan,”Amerika memasok peralatan dan persenjataan militer kepada kepolisian sejak awal 1990.”

Harus berhadapan dengan tingkat kejahatan yang tinggi seperti kejahatan narkoba dan perdagangan senjata-senjata militer, Kongres memutuskan menggolkan National Defense Authorization Act, dan  Section 1208 mengizinkan Menhankam menghibahkan peralatan militernya ke agen-agen federal dan ke setiap Negara Bagian. Pada 1996 Kongres menggantikan Section 1208 dengan  Section 1033, yang kemudian mengubah “program 1208” menjadi “program 1033”.

Kacamata malam, Humvees, M-16, pelontar granat…

Peralatan-peralatan di atas dari peralatan perang menjadi peralatan pembasmian kejahatan. Inti gagasannya, lantaran polisi harus melindungi daratan Amerika dari kejahatan narkoba, dan setelah 11 September, menghadapi teroris.

Berkat program ini, kepolisian Amerika boleh memilih peralatan militer yang dibutuhkan, untuk kota-kota kecil seperti  Walkerton,Mishawaka atau Michigan City (Indiana) seperti  kacamata malam,  Humvees dan puluhan jenis persenjataan otomatis M-16, dan untuk Bloomington (Géorgie) kepolisian  dmembutuhkan empat pelontar granat.

Lima miliar dollar peralatan militer didistribusikan ke kepolisian sejak 1990

Seperti yang tercatat dalam daftar -diterbitkan untuk publik oleh Pentagon pada Desember atas tekanan Marshall Project – yakni surplus militer didistribusikan kepada 8.000 anggota kepolisian federal dan lokal pada 2014, polisi kampus Universitas Louisiane, di Monroe, menerima  12 M-16 untuk ‘melindungi’ sekitar 8.000 mahasiswa, dan kota  Johnston (Rhode Island), sekitar  67 agen polisi menerima  2 robots penjinak ranau, 10 truk taktis, 35 senjata serbu, dan lebih dari 100 pucuk senapan berpisir inframerah.

Menurut Agensi Logistik Pentagon, pada 2013 militer telah menghibahkan senilai 450 juta dollar peralatan militer kepada polisi lokal Amerika. Total, militer telah menghibahkan 5 miliar dollar peralatan militer kepada polisi sejak 1990, begitu catat Marshall Project.

You may also like...