OPERA Dibeli Konsorsium Tiongkok Senilai 1,2 Milyar Euro

KORANYOGYA.com—Inilah satu-satunya peramban web Eropa (meski Norwegia bukanlah anggota Uni Eropa): perusahaan piranti lunak Opera Software, di Bursa Oslo, menerima tawaran sebuah grup investor Tiongkok melalui pendanaan Golden Brick Silk Road dengan nilai : 10,5 milyar kron, atau 1,2 milyar euro.

opera-logo-KK

Opera peramban nomor lima di dunia, dengan potongan kue 5,4 %, jauh di belakang Google Chrome (47,8%), Safari Apple (12,9%), Firefox Mozilla (8,9%), dsn Internet Explorer Microsoft (8,9%), begitu yang dicatat Statcounter. Enteng dan cepat, Opera digunakan oleh 350 juta orang.

Konsorsium Tiongkok terdiri dari grup internet seperti Kunlun Tech, yang bulan belakangan menjadi pemegang saham mayoritas untuk aplikasi gay Grindr, dan Qihoo 360, yang kondang produk antivirusnya.

Pendiri Opera Software Jon S. von Tetzchner(Twitter)

Pendiri Opera Software Jon S. von Tetzchner(Twitter)

Sementara itu pendiri Opera Jon S. von Tetzchner sejak beberapa waktu lalu sudah bertualang di peramban baru. Dia mengembangkan konsepsi peramban Vivaldi, yang sudah beroperasi, dan mengajak pengguna Opera untuk mencobanya. (KY-33)

You may also like...