Para Pensiunan ISIS Berniat Bergabung dengan Al-Qaeda

Un combattant du Front al-Nosra, branche d'Al-Qaïda en Syrie

© AFP 2018 Fadi al-Halabi

 

Banyak jihadis ISIS yang kecewa dengan pandangan ekstrem para pemimpin mereka yang keras akan bergabung dengan organisasi teroris al-Qaeda, yang tampaknya memiliki posisi yang lebih konstruktif.

Semakin banyak anggota ISIS yang kecewa dengan visi Islam yang dimiliki oleh para pemimpin organisasi tersebut, mendorong mereka untuk bergabung dengan al-Qaeda. Selain itu, “banyak anggota ISIS memiliki saudara atau teman di al-Qaeda,” kata David Cook, seorang spesialis studi agama, asisten profesor di Rice University di Houston, Texas.

Salah satu alasan mengapa orang dapat tertarik ke Al Qaeda saat ini adalah kemauannya untuk bekerja dengan kelompok yang berbeda. “Perbedaan lainnya adalah ISIS mencoba menggabungkan beberapa kelompok dan sering melakukannya dengan paksa.”

Banyak anggota meninggalkan al-Qaeda setelah pembunuhan Osama bin Laden pada tahun 2011, karena pemimpin baru, Ayman al-Zawahiri, tidak karismatik, menambahkan ahli. Al-Qaeda sekarang mencoba merekrut pejuang ISIS yang melarikan diri.

You may also like...