Qatar Selain Kaya Gas dan Minyak, Juga Penuh Ide Melawan Isolasi Arab

Image result for les vaches pour qatar

Produk-produk susu di supermarket Qatar: mandiri karena diisolasi (AFP)

Sebegitu diblokir negara-negara jiran, Qatar menghadapi krisis pangan. Pemutusan hubungan diplomatik berkembang ke pemblokiran pasokan pangan. Dan ini berbahaya, karena Qatar selama ini hanya bergantung kepada impor pangan.

Qatar, salah satu negara yang terkaya lantaran gas dan minyak, amat bergantung pada impor 9 kebutuhan pokok bagi warganya. Unuk itulah seorang pengusaha Qatar,  Moutaz Al Khayyat, CEO Power International Holding, telah memutuskan untuk melawan blokade tetangga-tetangganya dengan mengimpor 4000 ekor sapi perah dan potong dari Amerika dan Australia, agar kebutuhan daging dan susu di Qatar tercukupi. Lembu-lembu itu bakal dikirimkan melalui jalur udara dan untuk Qatar Airways membutuhkan 60 penerbangan, kutip Bloomberg.
Image result for les vaches pour qatar

4000 ekor sapi potong dan perah didatangkan dari Amerika dan Australia (AFP)

Mencukupi produk-produk yang hilang

Isolasi Qatar dimulai pada 5 Juni, dan situasi ini memaksa Qatar membuka jalur baru perdagangan untuk mengimpor makanan, bahan-bahan bangunan dan perangkat untuk industri gas alamnya. Bank sentral Qatar mengatakan bahwa transaksi nasional dan internasional tetap berfungsi normal, lanjut Bloomberg

Menurut agensi pangan, produk-produk susu Turki sudah berdatangan,  buah-buahan dan sayuran dari Iran tak putus-putusnya datang. Bendera Qatar ditempelkan pada produk-produk susu yang dijua di toko. Bahkan sebuah slogan dipasang di plafon,”Bersatu untuk mendukung produk lokal.”

You may also like...