Selusin Spesies Baru di Laut Selatan Jawa Ditemukan

Une dizaine de nouvelles espèces ont été découvertes dont cette araignée de mer aux yeux surdimensionnés.

Selusin spesies baru telah ditemukan termasuk laba-laba laut ini dengan mata besar. | LAUT SELATAN JAWA DARI EKSPEDISI KEANEKARAGAMAN LAUT 2018 / AFP

Selama empat belas hari sebuah ekspedisi ilmuwan saling silang di perairan dalam antara pulau Jawa dan Sumatra. Mereka menemukan selusin spesies laut baru.

Kepiting pertapa dan udang bermata cerah adalah satu di antara selusin spesies laut eksotis baru yang ditemukan selama ekspedisi laut di lepas pantai pulau Jawa di Indonesia, kata para ilmuwan, Kamis.

Selama 14 hari ekspedisi oleh tim dari National University of Singapore (NUS) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada bulan Maret dan April, para ilmuwan menjelajahi area yang luas di Samudra Hindia. di lepas pantai selatan Jawa dan di Selat Sunda yang memisahkan pulau ini dari pulau Sumatra.

“Ini adalah wilayah Samudra Hindia yang belum pernah dieksplorasi untuk hewan laut dalam, jadi kami benar-benar tidak tahu apa yang akan kami temukan,” kata Peter Ng, seorang ahli kepiting.

“Kami sangat terkejut dengan penemuan-penemuan” dari spesies eksotis yang benar-benar baru untuk sains, yang “memberi tahu kami bahwa hal-hal sedang terjadi di bagian Indonesia ini yang kami tidak tahu,” tambahnya.

Sebuah studi tentang lebih dari 12.000 spesies
Tiga spesies baru kepiting laba-laba ditemukan selama ekspedisi selama 63 situs dieksplorasi, kata para ilmuwan dalam sebuah pernyataan.

Salah satunya memiliki plakat yang melindungi matanya yang tampak seperti telinga besar, sementara yang lain berwarna oranye terang, mereka melanjutkan.

Spesies kepiting laba-laba oranye terang yang baru telah ditemukan. | SOUTH JAVA DEEP SEA BIODIVERSITY EXPEDITION 2018 / AFP

Penemuan lain termasuk kepiting pertapa dengan mata hijau terang, menurut ilmuwan Indonesia Dwi Listyo Rahayu, yang juga ahli dalam kepiting.

Hal baru lainnya adalah spesies udang dengan mata cerah yang memantulkan cahaya.

Para ilmuwan ini akan mempelajari secara rinci lebih dari 12.000 makhluk dari 800 spesies yang mereka temui selama ekspedisi dan mempublikasikan hasil pekerjaan mereka pada tahun 2020, kata Ng.

You may also like...