Seorang Guru Menggunakan LEGO untuk Menjelaskan Matematika kepada Murid-muridnya

Bermain matematika lewat lego. Istimewa

Matematika bukanlah secangkir kopi bagii anak-anak. Mayoritas penduduk sedang berjuang untuk memahami bagaimana hal-hal itu bekerja dan bagai hal itu membuat frustrasi sepanjang waktu. Dalam mewujudkan ini, Alycia Zimmerman menemukan metode LEGO baru untuk mengajar matematika dengan lebih baik.

Dengan menunjukkan kepada siswa cara praktis dan visual untuk belajar bahwa itu memfasilitasi pemahaman mereka tentang sistem pecahan, perkalian, penambahan, dll. Ini juga membantu mereka membangun kesadaran proporsional dan spasial.

Menjadikan belajar aktivitas yang lebih menyenangkan:

Alycia bukan satu-satunya guru yang menemukan cara untuk membuat matematika lebih menyenangkan, lebih menarik, dan seterusnya. Profesor Matematika di Atlanta Utopian Academy, Marcus Blackwell, juga berusaha mengajar matematika anak-anak melalui musik. Dengan menggabungkan matematika dan seni, ia tertarik dengan siswa dan bahkan ingin mengajari mereka lagu-lagu favorit mereka menggunakan matematika.

Anda dapat membaca juga Jika Anda berhasil memecahkan persamaan matematika ini, Anda adalah seorang jenius
Anda harus mempelajari dasar-dasar untuk memahami hal-hal yang paling rumit.

Menyusun dan membongkar angka sangat penting untuk memahami matematika, jadi mulai dengan angka kecil seperti lima atau enam, Anda dapat mengumpulkan hingga sepuluh.

Mainan LEGO mencetak jumlah yang dihitung. Mereka biasanya dikelompokkan menjadi dua. Dengan latihan, siswa mulai mengenali pengaturan dan tidak lagi harus menghitungnya. Teknik ini dapat bekerja dengan mengambil dua batu bata dan merakitnya, mengurangi atau bahkan menutupi batu bata dengan yang lebih kecil dan menghitung sisanya.

Inilah bagaimana Alycia Zimmerman menjadikan LEGO alat belajar matematika, cara yang menyenangkan dan penuh warna:

Anda juga dapat membaca 15 menit latihan untuk dilakukan di rumah untuk mencairkan lemak

Lukisan berwarna-warni:

Salah satu hal terbaik tentang blok LEGO adalah mereka memiliki berbagai macam warna. Ini memungkinkan siswa untuk membedakan blok yang mereka gunakan secara visual.

Batu bata LEGO kemudian dapat digunakan untuk mengajarkan akar kuadrat, perkalian, pembagian, dengan sangat cepat. Dengan menggabungkan dan menambahkan batu bata, Anda memiliki kesempatan untuk mengajari mereka bagaimana dan mengapa papan bekerja. Pengkodean warna juga membantu mereka melihatnya secara visual.

Mengenai cara, sangat mudah untuk mengajarkan anak-anak untuk menambahkan semua data, kemudian bagi dengan jumlah total poin yang disediakan oleh data. Jelaskan bagaimana ini adalah cerita lain keseluruhannya.

Anda dapat mencoba untuk membuat menara LEGO dari ketinggian yang berbeda untuk membantu. Anda hanya perlu menumpuknya semua bersama-sama dan kemudian masuk ke menara yang lebih kecil. Dengan demikian, anak-anak akan lebih memahami fungsi operasi, bahkan mereka yang lebih rumit.

Pecahan:

Pecahan adalah salah satu hal yang disukai siswa di sekolah dasar. Bagi sebagian dari mereka, ketika set pecahan atau set ukuran yang berbeda yang terlibat, situasi bisa menjadi sangat membingungkan.

Namun, Anda dapat membantu siswa dengan menggunakan benda-benda nyata. Hal ini memungkinkan mereka memang memvisualisasikan masalah bukannya memperlakukan hanya melalui tokoh tulisan di halaman. Seperti keping LEGO bervariasi dalam bentuk dan ukuran, mereka menawarkan lebih banyak kesempatan daripada alternatif populer lainnya, seperti blok pola.

Top tips untuk mengajar disiplin kepada anak-anak melalui LEGO:

Biarkan siswa Anda menjelajahi diri dengan LEGO. Pada usia mereka, mereka ingin mungkin mulai membangun dan bermain dengan segala sesuatu. Jadi biarkan imajinasi mereka melakukan tugasnya. Berikan apa waktu permainan sehingga mereka dapat fokus pada hal-hal yang lebih penting kemudian.

You may also like...