Singapura Ujicoba Taksi Udara Volocopter Medio 2019

Hasil gambar untuk Le taxi volant électrique Volocopter testé à Singapour en 2019

Taksi udara volokopter dipersiapkan beroperasi di udara Singapura 2019. AFP

Volocopter electric flying taxi akan diuji pada paruh kedua tahun 2019 di Singapura, kota kedua setelah Dubai untuk melihat fase pengujian mesin terbang, diumumkan Kamis oleh perusahaan Jerman, yang berharap untuk memasarkannya dalam waktu 5 tahun.

Volocopter “akan melakukan serangkaian tes intra-urban berikutnya di Singapura,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada kesempatan pameran mobilitas perkotaan Otonomi di Paris.

Tes pertama – di luar Jerman, di mana perusahaan itu berbasis – dari taksi terbang ini yang dapat membawa pilot dan penumpang mulai pada bulan September di Dubai.

“Dubai sangat tertarik pada mobilitas udara, tetapi bagi kami itu sangat penting untuk diuji di tempat lain, dalam kondisi iklim lainnya,” kata AFP Fabien Nestmann, direktur urusan publik di Volocopter.

Versi yang saat ini diuji di Dubai adalah generasi kedua dari pesawat itu. Muatannya adalah 160 kg, sopir dan penumpang. Generasi ketiga operator bagasi masih dalam pengembangan dan harus disertifikasi oleh Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (AESA), tambahnya.

Lampu hijau ini akan membuka jalan untuk penerbangan komersial “pada 2022-2023 tergantung pada pengembangan akhir dan sertifikasi,” menurut Nestmann.

“Masalah mobilitas perkotaan dipercepat oleh struktur kota, dan kita tidak bisa tanpa henti menambah rute darat,” katanya, menambahkan bahwa mesin itu tidak akan dijual kepada individu swasta.

“Kami tidak ingin itu menjadi mainan untuk elit dan istimewa, sebaliknya, kami ingin menawarkan layanan udara ke sebagian besar penduduk dengan biaya taksi,” katanya.

Volocopter, dibuat pada tahun 2011 dan berbasis selatan Frankfurt, adalah salah satu investornya pembuat mobil Daimler dan raksasa IT Intel.

Mesin ini dapat melakukan perjalanan sekitar 30 km dalam 30 menit. Mesinitu dibelaki 9 baterai lithium-ion yang masing-masing menyuplai dua rotor (18 secara keseluruhan).

Volocopter ini bagian dari keluarga pesawat lepas landas dan pendaratan vertikal.

Banyak aktor yang mengerjakan proyek taksi terbang, termasuk grup industri Inggris Rolls-Royce, Lilium aviation di Jerman, Safran di Prancis, Airbus, Honeywell di Amerika Serikat, Uber atau Ehang Cina.

Detil:

  • AIRBUS GROUP
  • DAIMLER
  • INTEL
  • SAFRAN
  • HONEYWELL INTERNATIONAL
  • ROLLS-ROYCE HOLDINGS

You may also like...