Sistem Keamanan Pintu 100 Juta Mobil Di Dunia Gagal

Koranyogya.com—Para peneliti di Jerman dan di Inggris menemukan sebuah kegagalan keamanan dalam sistem buka dan tutup pintu jarak jauh 100 juta kendaraan di seluruh dunia, begitu dilaporkan pers Jerman pada 11 Agustus kemarin.

 

Satu tim peneliti menemukan kegagalan keamanan dalam sistem yang memungkinkan seseorang membuka dan menutup pintu dan bagasi dari jarak tertentu dengan kunci mobil, begitu dilaporkan dalam satu penelitian bersama seperti yang dikutip oleh harian Süddeutsche Zeitung (SZ) dan televisi-radio pemerintah regional NDR dan WDR.

Menurut estimasi para peneliti, kegagalan sistem keamanan itu meliputi 100 juta kendaraan di seluruh dunia,” tulis  Süddeutsche Zeitung melalui salah satu artikelnya yang terbit daring.

Grup Volkswagen, dengan merk dan bahkan serinya (model-model Golf 4-6, misal), juga merk Audi, Seat, dan Skoda, secara khusus terimbas kegagalan sistem keamanan ini, lanjut harian itu. Menurut para peneliti itu, hampir separuhnya  mobil-mobil Volkswagen yang dijual sejak 1995 mengalami kegagalan itu, tegas Wired.

Renault, Citroën dan Peugeot juga kena

Menurut tiga media Jerman, sangat mungkin peretas informatika untuk meretas sistem keamanan kunci dengan bertumpu pada kunci-kunci lama dengan alasan tidak cukupnya password pengurai perbedaan yang memungkinkan menyembunyikan nilai kunci sebenarnya.

Kegagalan lain dari tipe yang sama diidentifikasi oleh para peneliti pada fabrikan lainnya seperti  Citroën (Nemo, Jumper), Peugeot (207 terutama) dan Renault (Clio, Twingo, dst), fabrikan Italia seperti Fiat, Jerman Opel, Jepang Nissan atau bahkan fabrikan Amerika  misal Ford, lanjut media-media itu.

Untuk membongkar sistem keamanan itu tida perlu canggih-canggih amat. Cukup dengan komputer atau radio…bahkan dengan sebuah  Arduino, mini-komputer yang murah harganya, catat Wired. Karena passwordnya emungkinkan untuk mengurai informasi yang digunakan dalam banyak model: 4 kunci untuk 100 juta mobil,ungkap para peneliti. Jika 4 kunci itu susah ditemukan, cukup seorang peretas ahli untuk meretas 100 juta mobil itu dengan sepele.

Pencurian mobil ternyata berkurang 

Para peneliti itu mengungkapkan hasil penelitian mereka dalam sebuah seminar di Austin Texas, kutip Süddeutsche Zeitung. Dari sebuah sumber peneliti, satu nvestigasi dewasa ini sedang dilakukan berkaitan dengan satu pencurian yang memanfaatkan kegagalan sistem keamanan kunci itu, lanjut harian itu.

Dan harian itu juga menggarisbawahi ternyata pencurian mobil justru turun dibanding periode sebelumnya. Menurut angka yang dimiliki oleh asuransi Jerman GDV, pencurian mobil di Jerman hanya berada pada angka 18.000 kasus dewasa ini, padahal sekitar 23 tahun silam pencurian mobil memiliki angka 105.000 kasus.

Berikut daftar mobil yang memiliki kegagalan sistem keamanan kunci:

Audi: A1, Q3, S3, TT, R8.

VW: Amarok, Beetle, Bora, Caddy, Crafter, Eos, Fox, Golf 4, Golf 5, Golf 6, Golf Plus, Jetta, Lupo, Passat, Polo, Transporter T4, Transporter T5, Scirocco, Sharan, Tiguan, Touran, Up/e-Up.

Seat: Alhambra, Altea, Arosa, Cordoba, Ibiza, Leon, MII, Toledo.

Škoda: City Go, Roomster, Fabia 1, Fabia 2, Octavia, SuperB, Yeti.

 Mutmaßlich betroffene Modelle mit NXP-Chips:

Fiat: Punto (Typ 188), 500, Abarth 500, Bravo, Doblo, Ducato, Fiorino, Grande Punto, Panda, Punto Evo, Qubo.

Alfa Romeo: Guilietta (Typ 940).

Lancia: Delta (Typ 844), Musa.

Mitsubishi: Colt (Z30).

Citroën: Nemo, Jumper.

Opel: Astra (Modell H), Corsa (Modell D), Vectra (Modell C), Combo, Meriva, Zafira.

Ford: Ka (RU8).

Dacia: Logan II, Duster.

Renault: Clio, Modus, Trafic, Twingo, Master.

Nissan: Micra, Pathfinder, Navara, Note, Qashqai, X-Trail.

Peugeot: Boxer, Expert, 207.

You may also like...