Mingguan Polandia wSieci dengan edisi provokasi (wSieci)

Lay-out dan judul yang dipasang mingguan Polandia ini dengan telak menembak satu komunitas non-Eropa. Tangan para lelaki, agak gelap karena sengatan matahari, yang melecehkan dan mencabik busana biru si perempuan bule yang mengasosiasikan kepada serangan seksual pada malam Saint-Sylvestre di Cologne dan di beberapa kota kecil Jerman lainnya. Penyerangan itu diduga dilakukan oleh kaum imigran terhadap orang-orang Jerman  iyang diyakini dilakukan oleh minoritas pengungsi, tetapi dari 58 penyerang seksual yang tertangkap tidak seorang pun imigran

Majalah itu menawarkan kepada pembaca artikel-artikel yang mengarah kepada masa depan apokaliptik satu Eropa yang secara tekstual diserbu oleh orang asing. Di antara judul-judul provokatif  wScieci, “Neraka Eropa”.  atau “Eropa sedang bunuh diri?”. Pada editorial, yang dikutip oleh blog Big Browser, wartawati Aleksandra Rybinska menyajikan gambar sebuah Eropa yang  berperang dengan Islam “sejak berabad-abad” dan gambar kehancuran sebuah peradaban.

Kanselir Jerman  Angela Merkel dituduh telah mendukung imigrasi untuk tujuan mendapatkan tenaga kerja murah. Dan memang sebegitu terbit, mingguan ini langsung menciptakan aneka tanggapan di jejaring sosmed.

 

Majalah wSieci  berafiliasi politik ultra-konservatif yang kembali berkuasa di Polandia pada Oktober kemarin dengan topik kampanye anti-pengungsi. Pada 6 Februari kemarin, gerakan islamofobia Pegida berhasil mengumpulkan beberapa ribu pendemo nasionalis di jalan-jalan Warsawa. (KY-03)