Sukses Menjadi Pengusaha Muda

pucen dan clay buatannya

pucen dan clay buatannya

Koranyogya.com – Menjadi seorang pengusaha memang sebuah impian bagi kebanyakan orang, terutama bagi mereka yang suka dengan dunia bisnis. Di zaman sekarang ini banyak sekali pengusaha yang sukses dalam menjalankan bisnisnya, apalagi kini telah didukung dengan kemajuan teknologi yang sangat membantu memudahkan jalannya kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, tak heran jika sekarang ini banyak pengusaha yang sukses dengan cepat berkat usaha dan kemajuan teknologi.

Salah satu pengusaha muda yang sukses dalam bisnis adalah Putri Melati Kusumaningrum atau yang akrab disapa Pucen, seorang pengusaha muda berumur 19 tahun yang memulai bisnis dari hobinya. Sejak kecil ia memang sangat menyukai kerajinan tangan yang berbentuk miniatur-miniatur lucu dan ia bercita-cita suatu saat nanti bisa membuat miniatur itu sesuai dengan keinginannya. Selain itu, hobinya yang suka membaca buku kerajinan lokal dan impor akhirnya memunculkan ide untuk membuat kerajinan tangan dengan clay. Lalu, ia mulai menawarkan produk ke teman-temannya, mulai dari kelas ke kelas, sekolah ke sekolah hingga mempromosikannya lewat facebook. Respon baik pun datang dari teman-temannya. Akhirnya banyak orang yang tertarik dan memesan claynya, tidak hanya pemesan dari Indonesia saja, tetapi juga pemesan dari luar negeri. Namun, sayangnya ia tidak bisa mengirim pesanan ke luar negeri karena harga pengiriman lebih mahal daripada harga claynya.

Usaha Pucen tersebut dinamai Sisterclay yang mulai berdiri pada tanggal 4 Maret 2011. Ia menjalankan bisnis claynya sendirian sambil bersekolah hingga ia mengaku keteteran. Awalnya, dalam sebulan ia membuka kuota 50 frame ukuran 15cmx20cm dengan harga Rp.180.000,00. Kemudian, di tahun 2014 omsetnya naik secara drastis hingga ia mampu mempunyai pegawai yang membantunya dalam membuat clay. Apalagi, Pucen juga harus menjalankan kewajibannya sebagai seorang mahasiswi. Ia harus benar-benar pintar membagi waktu untuk mengecek clay yang akan dikirim dan juga kuliahnya. Sisterclay sekarang mematok produknya dengan harga Rp.230.000,00 untuk 1 frame clay berukuran 20cmx25cm dan Rp.250.000,00 untuk yang transparan berukuran 25cmx30cm. Sisterclay hanya menjual 2 ukuran saja pada saat ini.Sekarang ia bisa menerima orderan sebanyak 200 sampai 350 order frame artistik perbulannya.

Pucen pun sudah bisa merasakan hasil dari kerja kerasnya selama ini. Dari hasil Sisterclaynya ia bisa membeli mobil sendiri. “Coba hargai hobi kamu dimana, cari passion kamudan gali terus, kalau sudah suka dengan suatu hal kamu akan suka ngelakuin itu, tidak ada hambatan”, tuturnya. Ia juga mengatakan, “Nanti kalau aku sudah lulus kuliah, mau membuat macam-macam ukuran dan produk, supaya lebih leluasa bereksperimen kalau udah lulus”, tuturnya. Ini salah satu contoh pengusaha muda yang menekuni usahanya dimulai dari hobinya sejak kecil dan berbuah manis. (TS)

You may also like...