Super Blue Blood Moon Dilewati Warga Yogyakarta dengan Solat dan Menonton Langsung

 

Super blue blood moon muncul dalam waktu 150 tahun. Para ahli peneropong bintang mengatakanbahwa bahwa penampakan langka ini hanya terjadi dalam rasio 1:2.380 purnama atau satu kali dalam 192 tahun.

Nah, gerhana bulan malam ini akan mulai terjadi pada pukul 17.49 WIB dan masuk gerhana total pada 19.51 WIB. Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 20.29 WIB dan gerhana total berakhir pada pukul 21.08 WIB.

Supermoon ini lantas disebut juga blue moon karena supermoon hari ini merupakan bulan purnama yang kedua kalinya di bulan Januari.

Foto Koran Yogya.

KY

Umumnya bulan purnama dipisahkan 29 hari. Setiap bulan hanya memiliki satu purnama. Maka, bila terjadi dua kali seperti yang pada 31 Januari malam ini peristiwa ini biasa disebut sebagai blue moon. Fenomena blue moon ini pun langka karena rata-rata terjadi dua setengah tahun sekali.

Yang benar-benar membuat supermoon sekaligus blue moon ini spektakuler adalah kenyataan bahwa fenomena ini berbarengan dengan peristiwa lunar lainnya hari ini: gerhana bulan total.

Supermoon bertemu blue moon akan melewati bayangan bumi. Dan saat terjadi gerhana bulan total, bulan akan berwarna kemerahan atau oranye seperti tembaga sehingga diberi julukan blood moon.

 

Foto Koran Yogya.

KY

 

Warga tanah air dapat menonton fenomena langka ini pada malam hari jika cuaca cerah. BMKG mencatat puncak peristiwa ini terjadi pada pukul 20.29 WIB; 21.29 WITA; dan 22.29 WIT.

Kesempatan ini tergolong langka karena tiga peristiwa lunar itu belum terjadi lagi sejak 150 tahun silam. Fenomena ini tercatat terakhir kali muncul pada 31 Maret 1866.

Sayangnya Yogyakarta sejak sore diguyur hujan ebat dan mendung masih menggantung saat di beberap masjid di bilangan Sleman melakukan solat gerhana, persis setelah Maghrib, ada juga yang setelah Isya. Beberapa warga di bilangan Kalasan yang tidak sempat solat gerhana berjamaah karena terhalang hujan, ada solat sendiri di rumah, sebagai bentuk pengucapan syukur kepadaNya karena berkesempatan mengalami peristiwa astronomi yang langka ini.

You may also like...